Artikel ini merupakan saduran tulisan Joey Yap (Sumber : www.ychfengshui.com)
Pertanyaan umum dan teka-teki yang sering menghinggapi kebanyakan pengagum feng shui dewasa ini, Seberapa banyak sesungguhnya nasib manusia telah ditakdirkan sebelumnya ? dan seberapa besar kehidupan yang dibawah kendali kita ? Jika hidup telah ditakdirkan sebelumnya, kemudian mengapa manusia memerlukan feng shui ?
Jawabannya ada di artikel ini. Diambil dari kisah pengalaman dan memori Grand Master Yap Cheng Hai. Tidak diragukan lagi, pencapaian, reputasi, kemakmuran, kemampuan dan kecerdasan seseorang ditentukan oleh faktor nasib.
Suatu kekuatan yang tidak dapat diterangkan dan dilihat yang mempengaruhi hidup kita. Setiap manusia telah ditentukan peta hidupnya begitu lahir didunia. Seorang peramal ulung dengan mudah dapat menceritakan nasib dan berbagai tahapan kehidupan yang telah ditentukan untuk seseorang.
Takdir anda …
Ada milyaran manusia hidup didunia, mengapa sebagian diantaranya sangat kaya sedangkan sebagian lainnya hidup miskin ? Sebagian bekerja keras seumur hidupnya namun hanya menghasilkan sedikit, sebagian lagi merupakan pengusaha atau pejabat tinggi pemerintah dengan pengaruh politik yang kuat. Sangat kaya dan terkenal; sebaliknya sebagian lainnya ditakdirkan berjuang dan hidup diperkampungan kumuh yang jauh dari kehidupan yang beruntung. Beberapa manusia dapat membangun reputasi, menjadi kaya dan berkuasa terlepas dari apakah mereka orang baik atau jahat. Dapatkah takdir mereka diubah?
Di tahun 1967, seorang teman baik Grand Master Yap, Mr. Tong berkunjung dan mendiskusikan suatu kasus yang sangat menarik. Mr. Tong adalah ahli astrologi Cina yang keahliannya tak tertandingi dibidang Zi Wei Dou Shu (ramalan nasib bintang ungu = sama akuratnya dengan ramalan Bazi/empat pilar). Sering beliau berkunjung untuk membahas masalah feng shui dan astrologi dengan Yap Cheng Hai sesama kolega didunia Wu Shu (bela diri).
Grand Master Yap Cheng Hai, selain dikenal reputasinya sebagai ahli Feng Shui, juga merupakan ketua Federasi Wu Shu Malaysia. Dan Maha Guru Chi Kung dan Kung Fu. Cerita ini kejadiannya berkisar 1966-69 saat Perkumpulan Wu Shu setempat masih berafiliasi dengan preman dan triad lokal. Saat itu para ketua gang juga menjadi anggota komunitas Wu Shu.
Mr. Tong membicarakan seseorang yang sangat menarik yang juga dikenal Yap Cheng Hai. Orang tersebut, Mr. Tan mempunyai peta kehidupan dengan bintang kemiliteran (Wu Qu) bertransformasi kedalam Kekuatan kekuasaan dalam istana kehidupannya (life palace) dan disaat yang sama bintang Yang Jen, Wen Chang dan Wen Qu bertemu di istana karirnya (career palace). Baik Tong dan Yap paham bahwa tabel demikian mengindikasikan bahwa orang tersebut akan bergerak dikarir yang berhubungan dengan bidang kemiliteran atau bela diri.
Orang tersebut sangat cerdas dan pemberani. Dan berasal dari keluarga kaya dan harusnya sangat terdidik. Orang yang demikian dikatakan piawai di seni bela diri sejak belia. Orang dengan formasi spesial di peta kehidupannya akan sangat menonjol baik secara fisik (kemampuan bela dirinya) maupun secara kesusasteraan (akademis). Dengan pengetahuan dan koneksi jaringannya, dia ditakdirkan menjadi manusia yang berhasil, dihormati di masyarakat.
Satu segi yang menarik adalah Mr. Tan kenyataannya sangat bagus dalam bela diri (berasal dari komunitas bela diri), sukses dalam pendidikannya (disekolahkan di Inggris) dan sangat berpengaruh di masyarakat.
Sayangnya, dia akhirnya menjadi kepala mafia lokal.
Mr. Tong merasa bingung, karena dia telah membaca peruntungan Mr Tan beberapa tahun sebelumnya. Masih terngiang komentarnya tentang nasib Mr Tan “ Dia akan sukses baik di bela diri maupun kesusasteraan, dikelilingi teman setia, hidup penuh kemewahan dan berkelimpahan, serta berkemungkinan mencapai posisi tinggi dipemerintahan sebagai politikus terkemuka”. Faktanya, jangankan sebagai figur politik, apa yang dicapai Mr Tan sebaliknya masyhur karena reputasi buruknya (dalam hal ini sebagai kepala gangster) meskipun dia tetap berpengaruh dan berkuasa. Hal yang membingungkan adalah bukannya sebagai figure politik, Mr Tan justru menjadi pemimpin gang lokal.
Mr. Tong dan Master Yap secara sambil lalu mengatur pertemuan dengan Mr. Tan. Pada perkenalan mereka, Mr. Tan menceritakan bahwa ketika dilahirkan ayahnya mendatangkan ahli ramal terkemuka dari Taiwan untuk membaca nasibnya.
Mr. Tan masih ingat bahwa si ahli ramal pernah mengatakan dia ditakdirkan akan menjadi Jenderal atau pejabat tinggi pemerintahan. Mengapa sebaliknya kemudian dia menjadi pemimpin gang ? Meskipun dia tetap membawahi ratusan orang, namun sesungguhnya sangat berbeda dengan nasib yang dibayangkan dibenaknya.
Kekeliruan Yin dan Yang …
Memutuskan untuk menyingkap misteri tersebut, Mr. Tong dan Master Yap bersama dengan Mr. Tan terbang ke Taiwan untuk menyelidiki makam nenek moyangnya.
Mereka pergi ke gunung Chang Er dan menemukan bahwa makam kakek Mr. Tan secara sangat tepat dimakamkan dekat lokasi nadi naga (Feng Shui meridian) dimana gunung Wu (Wu Shan) bertemu dekat belokan sungai (Yu Shui). Disini, air/sungai mengalir kembali ke asalnya (dalam feng shui aliran air ini dikenal dengan nama air sentimental = sangat bagus-red) dan nadi naga tersebut terlindungi oleh pelukan gunung yang dominan. Formasi ini menggambarkan bahwa generasi berikutnya akan menjadi kaya, diberkati dengan karir yang bagus dan umur panjang.
Di makam kakek Mr. Tan, Master Yap & Tong menemukan adanya kejanggalan. Adanya bukit kecil disisi kanan atau sisi Harimau Putih dari makam. Tanah di bukit kecil ini berwarna hitam dan menyerupai bentuk Naga Hitam kecil (little Wu Long) Dari referensi feng shui klasik yang disebut 6 tembakan formasi tanah yang ditulis ahli feng shui top Ye Tai dijaman Dinasti Qing, diketahui formasi ini disebut “Formasi Naga Hitam Keluar Gua”. Suatu indikasi bahwa keturunannya akan menjadi jenderal besar tetapi juga dengan kemungkinan insiden Yi Lu Gung Ming (Reputasi dan pencapaian yang tidak lazim), khususnya pada generasi ketiga dan keempat.
Ayah Mr. Tan merupakan jenderal senior di kemiliteran pada awal tahun limapuluhan. Beliau juga belajar bela diri sejak belia. Dia merupakan instruktur bela diri di akademi kemiliteran. Memiliki reputasi yang terhormat baik dikalangan kepolisian maupun gangster. Dia mengirim Mr. Tan ke London untuk melanjutkan studinya dengan harapan dapat tumbuh dan hidup dilingkungan yang lebih damai. Sebagaimana perputaran nasib yang kejam, anaknya berbuat kebalikan dari yang diharapkan dan menjadi pemimpin kalangan gangster.
Master Yap dan Mr. Tong juga menemukan bahwa batu nisan dari kuburan juga ditempatkan secara salah. Ini diartikan bahwa arah dari nisan tidak diletakkan berdasarkan aturan feng shui. Akibatnya, gagal memanfaatkan sepenuhnya formasi Naga Hitam keluar Gua.
Sebagaimana diketahui, agar feng shui yang baik dapat bekerja secara efektif, batu nisan harus diarahkan untuk mengambil kekuatan dari formasi. Seperti halnya feng shui rumah YANG (feng shui untuk tempat tinggal), pintu utama harus diletakkan disektor dengan bintang air yang bagus (menurut aliran feng shui bintang bergerak) dan dengan arah yang secara tepat ke tempat energi/qi disekeliling formasi, sehingga qi dari rumah dapat diaktifkan. Khusus untuk rumah YIN (kuburan), Batu Nisan mesti diarahkan ke arah yang tepat untuk memicu kekuatan dari formasi.
Master Yap dan Mr. Tong percaya bahwa pembuat nisan bukan tanpa sengaja menempatkan nisan secara salah, namun pasti memiliki maksud tertentu, sebab posisi dari Divisi Emas atau Fen Jin (Garis yang cocok dengan penghuni makam dalam Lo Pan) diarahkan secara tidak akurat.
Formasi Naga Hitam Keluar Gua dimaksudkan untuk menghasilkan dinasti jenderal yang kuat dan pejabat tinggi pemerintahan/menteri. Namun karena kekeliruan YIN dan YANG dari Divisi Emas, sang keturunan akhirnya berakhir sebagai kepala triad dan ganster.
Ini adalah contoh klasik bagaimana takdir tidak berubah, tapi karena slip dari yin ke yang, akhirnya dari harusnya menjadi Jenderal ke sebagai pemimpin triad.
Menambah permasalahan yang telah ada, Master Yap menemukan bahwa lokasi makam lebih bersifat YIN. Tidak terlalu jauh dari makam terdapat sebuah pohon yang umurnya sudah tua. Selama musim semi dan panas, ketebalan dedaunan pohon tersebut menutupi sisi kiri makam. Karena itu Mr. Tan dan ayahnya selalu hanya mempunyai 1 anak lelaki dari generasinya. Disisi kiri, sering disebut Naga Hijau dan untuk YIN Feng shui mengatur anak laki-laki tertua dari keluarga. Mr. Tan mempunyai
5 saudara perempuan. Mr. Tan sendiri bahkan sempat kawin lagi dengan harapan mendapatkan keturunan laki-laki, namun hasilnya istrinya tetap hanya melahirkan anak perempuan baginya. Dari formasi makam, Mr. Tan tidak hanya menghadapi masalah hukum dan menderita cedera serius diawal umur 50 an, ybs juga kesulitan mewariskan keturunan keluarganya (Ahli waris disini diartikan anak laki-laki, anak perempuan tidak dianggap sebagai ahli waris dalam budaya Cina).
GM Yap masin ingat dua tahun berselang sejak kunjungan ke di Taiwan, Mr. Tan memanggilnya dan menceritakan dia terlibat masalah hukum akibat perselisihan dengan kelompok gangster lain. Konflik kemudian berkembang sehingga mengganggu keharmonisan 2 aliran utama bela diri di komunitas setempat. Singkat cerita, Mr. Tan mengalami cedera selama pertikaian tersebut. Tampaknya bahwa prediksi GM Yap menjadi kenyataan, Mr. Tan menderita sangat serius baik secara keuangan maupun fisik.
Akhirnya Mr. Tan kemudian mengikuti saran yang diberikan untuk memperbaiki makam kakeknya, bersama GM. Yap berangkat ke Taiwan untuk memeriksa kembali makam kakeknya.
Koreksi Yang Dilakukan
Dengan menggunakan teknik 120 Divisi Emas dari aliran San He, Master Yap menyarankan bahwa batu nisannya dimiringkan pada derajat tertentu. Pelukan kiri (lengan kiri makam) diperpanjang 1 kaki dan dibelokkan ke arah sisi harimau putih. Kemudian memastikan aliran air keluar dari makam harus diarahkan ke derajat yang tepat. Itulah maksimal yang dapat dilakukan dari keterbatasan yang ada, karena tidak dimungkinkan perubahan besar, Sebab sekali Naga Hitam keluar goanya tidak akan kembali lagi. Dan formasi ini akan kehilangan kekuatan begitu digali dan kerangkanya dikuburkan kembali. Setelah modifikasi dilakukan, keluarga Tan harusnya dapat mengatasi masalah yang dihadapi, mengingat makam telah dibetulkan secara tepat pada tempatnya.
Sebagaimana diharapkan pada 1970, Mr. Tan memenangkan perkara hukum, usahanya dibidang hiburan dan minuman tumbuh pesat. Yang menggembirakan istri Mr. Tan melahirkan 2 putra, dan saat ini berkarir sebagai dokter dan insinyur. Mr. Tan masih tetap dihormati dilingkungan gangnya. Saat ini telah mengalihkan bisnisnya dari aktivitas triad ke bisnis yang lebih legal dibidang jasa hiburan.



